Upacara Bendera Senin di MAN 5 Bogor
Pembina Ajak Siswa Menjadi Agen Perubahan Beradab dan Berilmu

By Jubaedah Syu\\ 03 Nov 2025, 19:40:34 WIB Kesiswaan
Upacara Bendera Senin di MAN 5 Bogor

Keterangan Gambar : Bertindak Sebagai Pembina Upacara Bendera, Abd. Kautsar Menyampaikan Amanat Berisi Ajakan Untuk Menjunjung Tinggi Adab. (03/11/2025)


Parung Panjang, 3 November 2025 — Suasana pagi di MAN 5 Bogor pada Senin (3/11) dipenuhi semangat kebangsaan saat seluruh warga madrasah mengikuti upacara bendera rutin di lapangan utama. Petugas upacara berasal dari kelas XI.C, dan kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh guru, tenaga kependidikan, serta seluruh peserta didik.


Adab di Atas Ilmu, Fondasi Peradaban

Baca Lainnya :

Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Abdul Kautsar, S.Pd., menyampaikan amanat dengan tema “Adab di Atas Ilmu.” Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa kedudukan adab jauh lebih tinggi daripada ilmu, karena ilmu tanpa adab akan melahirkan kesombongan, sementara adab yang baik akan menumbuhkan ilmu yang bermanfaat.

“Orang berilmu belum tentu beradab, tetapi orang yang beradab sudah pasti berilmu. Adab adalah cahaya yang menuntun ilmu menjadi berkah,” ungkap Pak Kautsar di hadapan peserta upacara.


Guru sebagai Agen Perubahan dan Peradaban Bangsa

Beliau menyoroti pentingnya adab kepada guru, yang memiliki posisi sebagai agen perubahan dan peradaban bangsa. Guru adalah sosok yang membentuk karakter dan mencerdaskan generasi, sehingga wajib dihormati dengan penuh ketulusan. Ia mengingatkan agar siswa tidak berbohong dengan alasan izin ke toilet padahal pergi ke kantin, serta tidak mengolok-olok guru di media sosial.


Dalam amanatnya, beliau mengangkat kisah inspiratif dari Jepang pasca Perang Dunia II. Saat Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak, kaisar Jepang lebih memilih mencari guru yang masih hidup daripada menanyakan kondisi tentaranya. Hal itu menjadi bukti bahwa guru adalah kunci kebangkitan bangsa. Berkat penghormatan terhadap guru, Jepang mampu bangkit menjadi negara maju seperti sekarang.


Menjadi Siswa Beradab, Anti-Bullying, dan Berintegritas

Selain adab terhadap guru, beliau juga berpesan agar siswa menjaga adab dalam pergaulan, menghormati teman, serta menjauhi perilaku bullying dan perbuatan tidak terpuji, seperti mengambil hak teman dalam kegiatan MBG.


Doa Bersama untuk Kesuksesan TKA 2025

Menutup amanatnya, Pak Kautsar mengajak seluruh peserta didik menjadi agen perubahan — generasi yang beradab, berilmu, dan berintegritas — serta mengajak semua peserta berdoa untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang tengah berlangsung di MAN 5 Bogor.


Upacara berlangsung tertib dan penuh makna. Amanat pembina kali ini meninggalkan pesan moral yang kuat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh adab dan karakter generasi mudanya. (Humas)

Foto: Dita





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment