- Siswa MAN 5 Bogor Raih Juara 3 Lomba Video Resensi Buku Tingkat Provinsi Jawa Barat
- Tim MAN 5 Bogor Raih Juara Harapan 3 di Lomba Cerdas Cermat MIHRAB 2.0
- Dhuha Rutin Bersama, Siswa Kelas X MAN 5 Bogor Awali Pagi dengan Ibadah
- Disiplin di Bulan Ramadan
- Distribusi MBG di MAN 5 Bogor Berjalan Tertib, Siswa Dibiasakan Berbudaya Antre
- MAN 5 Bogor Jalin Kerja Sama dengan Global Institute melalui Penandatanganan MoU
- Motivasi Belajar di Bulan Ramadan, Waka Kurikulum Ajak Siswa Tetap Semangat dan Disiplin
- Dhuha Rutin Bersama Warnai Pagi di MAN 5 Bogor
- Materi Pamungkas Pesantren Ramadan Day 5
- Pesantren Ramadan Day 5 Kegiatan 1: Duha, Doa dan Tadarus Bersama
Sosialisasi Pengurangan Sampah Plastik dan Larangan Penggunaan Streofoam di MAN 5 Bogor

Keterangan Gambar : Pedagang Kantin MAN 5 Bogor Mengikuti Arahan Terkait Pengurangan Sampah Plastik
PARUNG PANJANG – Dalam upaya mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan, MAN 5 Bogor melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengurangan Sampah Plastik dan Larangan Penggunaan Streofoam kepada para pedagang kantin, Senin (21/7/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di area lingkar kantin MAN 5 Bogor dengan menghadirkan para pedagang sebagai peserta utama. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Kepala Madrasah bidang kurikulum dan tim kebersihan.
Dalam sosialisasi tersebut, pihak madrasah menegaskan pentingnya peran aktif pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan kantin. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah larangan penggunaan bahan makanan berbasis styrofoam/streofoam yang sulit terurai dan berpotensi merusak lingkungan.
Baca Lainnya :
- MAN 5 Bogor Gelar Deklarasi Sekolah Ramah Anak dan Stop Bullying0
- Fadli, Siswa MAN 5 Bogor Raih Juara 1 Brand Ambassador Nasional IMUN 2025 di UI0
- Risky, Siswa MAN 5 Bogor, Jadi Sorotan di Pelatihan Cerdas Finansial0
- Kasubdit KSKK Kemenag RI Beri Dukungan Penuh untuk Peserta OSN Provinsi dari MAN 5 Bogor 0
- Rapat Kerja Awal Tahun Ajaran 2025/20260

Selain itu, para pedagang juga diajak untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai, menggantinya dengan alternatif ramah lingkungan seperti wadah makanan berbahan kertas, daun, atau bahan yang dapat digunakan kembali.
“Upaya kecil yang konsisten seperti ini akan membawa perubahan besar bagi lingkungan madrasah kita. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujar pak Indra Parimarma.
Madrasah berharap, dengan adanya kegiatan ini, para pedagang semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan madrasah. Langkah ini sejalan dengan visi madrasah dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sadar akan tanggung jawab sosial dan lingkungan. (Humas)










