- Siswa MAN 5 Bogor Raih Juara 3 Lomba Video Resensi Buku Tingkat Provinsi Jawa Barat
- Tim MAN 5 Bogor Raih Juara Harapan 3 di Lomba Cerdas Cermat MIHRAB 2.0
- Dhuha Rutin Bersama, Siswa Kelas X MAN 5 Bogor Awali Pagi dengan Ibadah
- Disiplin di Bulan Ramadan
- Distribusi MBG di MAN 5 Bogor Berjalan Tertib, Siswa Dibiasakan Berbudaya Antre
- MAN 5 Bogor Jalin Kerja Sama dengan Global Institute melalui Penandatanganan MoU
- Motivasi Belajar di Bulan Ramadan, Waka Kurikulum Ajak Siswa Tetap Semangat dan Disiplin
- Dhuha Rutin Bersama Warnai Pagi di MAN 5 Bogor
- Materi Pamungkas Pesantren Ramadan Day 5
- Pesantren Ramadan Day 5 Kegiatan 1: Duha, Doa dan Tadarus Bersama
Amanat Pembina Upacara Hari Kesaktian Pancasila di MAN 5 Bogor

Keterangan Gambar : Plt. Kepala MAN 5 Bogor, bapak Moh. Syahlan, S.Pd.I., M.Ag Menyampaikan Amanat Pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Madrasah
Parung Panjang – Dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di lapangan MAN 5 Bogor pada Rabu (1/10/2025), Pembina upacara yang juga Plt. Kepala MAN 5 Bogor, Bapak Moh. Syahlan, S.Pd.I., M.Ag, menyampaikan amanat tentang pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan madrasah.

Beliau menekankan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman sikap dan perilaku warga madrasah. Nilai-nilai luhur Pancasila dapat diterapkan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.
Baca Lainnya :
- MAN 5 Bogor Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 20250
- SeRasi MAN 5 Bogor: Tips Mengatasi Overthinking di Malam Hari0
- SeRasi MAN 5 Bogor: “Setiap Orang Bisa Menjadi Inspirasi”0
- Apel dan Serah Terima Jabatan OSIM, MPK, dan Ekstrakurikuler MAN 5 Bogor0
- Siswa MAN 5 Bogor Raih Juara 1 Islamic Crosswalk di Universitas Pakuan0

Dalam amanatnya, Bapak Moh. Syahlan menegaskan:
Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, diwujudkan dengan membiasakan diri untuk berdoa selain belajar. Doa menjadi wujud syukur sekaligus penguatan iman dan karakter siswa.
Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, diwujudkan dengan saling menghargai. Anak-anak MAN 5 Bogor tidak boleh ada yang memanggil temannya dengan sebutan binatang atau melakukan tindakan bullying dalam bentuk apa pun.
Sila Ketiga, Persatuan Indonesia, diwujudkan dengan semangat kebersamaan. Semua guru, tenaga kependidikan, dan siswa MAN 5 Bogor harus bersatu membangun citra positif madrasah, menjadikannya lembaga pendidikan yang unggul dan berkarakter.
Lebih lanjut, beliau juga menyinggung makna Sila Keempat, yaitu musyawarah untuk mufakat. Di lingkungan madrasah, setiap perbedaan pendapat harus diselesaikan dengan semangat kebersamaan, saling mendengarkan, dan mencari jalan terbaik.
Adapun Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dapat diwujudkan dengan sikap adil dalam pergaulan, tidak pilih kasih, serta saling membantu di antara seluruh warga madrasah.

Melalui amanat tersebut, Plt. Kepala MAN 5 Bogor berharap agar seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan senantiasa menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian, sehingga MAN 5 Bogor menjadi madrasah yang religius, humanis, berprestasi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (Humas)










