Waka Kesiswaan MAN 5 Bogor Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Adab terhadap Guru
Bogor, 21 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat pembinaan karakter peserta didik, MAN 5 Bogor menggelar kegiatan penyampaian informasi yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Tita Supriatin, S.Pd.I. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan dilaksanakan sebagai bagian dari pembiasaan karakter sebelum dimulainya kegiatan pembelajaran.
Dalam arahannya, Tita Supriatin menegaskan bahwa kedisiplinan dan adab terhadap guru merupakan dua fondasi utama dalam membentuk pribadi peserta didik yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan dalam menuntut ilmu tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh sikap hormat kepada guru serta kedisiplinan dalam menjalankan setiap aturan yang berlaku di madrasah.
"Kedisiplinan bukan sekadar datang tepat waktu atau mematuhi tata tertib, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab dan komitmen terhadap proses belajar. Begitu pula adab kepada guru merupakan bagian dari akhlak yang harus terus dijaga sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah membimbing dan mentransfer ilmu," ungkapnya di hadapan seluruh peserta didik.
Beliau juga mengingatkan pentingnya membiasakan sikap santun, menjaga tutur kata, menghormati guru di dalam maupun di luar kelas, serta menaati tata tertib madrasah sebagai wujud tanggung jawab sebagai pelajar. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi budaya positif yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Penyampaian informasi ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh MAN 5 Bogor dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif. Melalui pembinaan yang konsisten, madrasah berkomitmen membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan akhlak yang mulia.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat perhatian penuh dari para peserta didik. Diharapkan, pesan-pesan yang disampaikan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga belajar untuk terus meningkatkan kedisiplinan, menjaga etika, serta mengamalkan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan di madrasah maupun di lingkungan masyarakat.
Sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), pembinaan karakter melalui penguatan kedisiplinan dan adab terhadap guru diharapkan mampu menumbuhkan generasi yang berilmu, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai penghormatan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.