Detail Berita

image

TAK SEKADAR BERKUMPUL! RATUSAN MURID MAN 5 BOGOR DITANTANG KUASAI SANDI MORSE DALAM PRAMUKA WAJIB

BOGOR, 5 November 2026, LM-NEWS – Suasana Lapangan MAN 5 Bogor tampak penuh semangat pada Kamis sore (05/11/2026). Sekitar lebih dari 555 siswa-siswi kelas X dan XI mengikuti kegiatan Pramuka Wajib yang berlangsung pukul 15.30–16.30 WIB. Kegiatan yang dibina oleh Kak Syarif Hidayatullah dan Kak Nevi Damayanti ini tidak sekadar menjadi agenda rutin ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan peserta didik. Pada pertemuan kali ini, para peserta mendapatkan tantangan menarik melalui materi keterampilan kepramukaan, yaitu Sandi Morse.

Kak Nevi Damayanti menjelaskan bahwa Pramuka Wajib merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler utama yang memiliki peran strategis dalam implementasi Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah. Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dibiasakan untuk mengamalkan nilai-nilai karakter dalam kehidupan sehari-hari. Semangat Panca Cinta, mulai dari cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri sendiri dan sesama, cinta lingkungan, hingga cinta tanah air, dapat ditanamkan melalui aktivitas kepramukaan. Menurutnya, Pramuka menjadi sarana pendidikan karakter yang mengintegrasikan pembelajaran dengan pengalaman nyata, sehingga peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang beriman, mandiri, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Kak Syarif Hidayatullah, selaku Pembina Pramuka Putra sekaligus Ketua Gugus Depan (KaGudep), menjelaskan bahwa latihan materi Sandi Morse bertujuan membekali peserta didik dengan kemampuan berkomunikasi menggunakan kode berupa kombinasi titik (.) dan garis (-). Materi ini melatih ketelitian, konsentrasi, daya ingat, kecepatan berpikir, serta kemampuan bekerja sama dalam menyampaikan dan menerjemahkan pesan. Sandi Morse juga merupakan salah satu keterampilan dasar kepramukaan yang memiliki nilai historis dan masih relevan untuk dipelajari sebagai bagian dari kecakapan komunikasi dan kesiapsiagaan. Melalui latihan ini, diharapkan seluruh peserta Pramuka MAN 5 Bogor semakin terampil, tangguh, kompak, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Karena Pramuka bukan hanya tentang tepuk dan baris-berbaris, tetapi tentang membentuk generasi berkarakter yang siap menghadapi tantangan masa depan. (Reporter Agnia Zakiah, Editor Indra Parimarma, Jurnalis Senior LM-NEWS)