Pembelajaran Seni Budaya Kenalkan Kekayaan Seni Rupa Tradisional Indonesia
Bogor, 7 Agustus 2026 – Kekayaan seni dan budaya Indonesia menjadi fokus pembelajaran Seni Budaya di kelas X.H MAN 5 Bogor yang dibimbing oleh Ibu Arti Asyurawati, S.Sos. Melalui materi Seni Rupa Tradisional, peserta didik diajak mengenal warisan budaya bangsa yang sarat akan nilai estetika, filosofi, serta identitas budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam proses pembelajaran, guru menjelaskan pengertian seni rupa tradisional, karakteristik, fungsi, serta keberagaman karya seni dari berbagai daerah di Indonesia. Berbagai contoh seperti batik, ukiran, tenun, wayang, hingga ragam hias nusantara digunakan untuk memperkaya wawasan peserta didik mengenai keunikan seni tradisional yang menjadi bagian penting dari jati diri bangsa. Penyampaian materi disertai diskusi interaktif sehingga peserta didik dapat memahami makna di balik setiap karya seni, bukan hanya dari sisi visual, tetapi juga nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.
Suasana pembelajaran berlangsung aktif ketika peserta didik mengemukakan pendapat, berbagi pengetahuan tentang seni budaya dari daerah asal masing-masing, serta mendiskusikan pentingnya menjaga kelestarian warisan budaya di tengah pesatnya perkembangan budaya global. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang kontekstual sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Pembelajaran Seni Budaya ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai seni rupa tradisional, tetapi juga membentuk apresiasi terhadap karya budaya sebagai bagian dari identitas nasional. Melalui pemahaman tersebut, peserta didik diharapkan mampu menjadi generasi yang mencintai, melestarikan, dan mengembangkan budaya bangsa sesuai dengan perkembangan zaman.
Kegiatan pembelajaran turut memperkuat Dimensi Profil Lulusan, terutama bernalar kritis dalam mengidentifikasi karakteristik dan nilai yang terkandung dalam karya seni rupa tradisional, kreatif dalam mengembangkan gagasan berdasarkan kekayaan budaya lokal, komunikatif dan kolaboratif melalui diskusi kelas, serta beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia melalui sikap menghargai keberagaman budaya sebagai anugerah Allah SWT yang memperkaya kehidupan masyarakat Indonesia.
Selain itu, pembelajaran mengintegrasikan nilai-nilai Panca Cinta sebagai budaya madrasah. Cinta Allah SWT diwujudkan melalui rasa syukur atas keberagaman budaya yang menjadi bagian dari ciptaan-Nya. Cinta Ilmu tercermin dari semangat peserta didik mempelajari sejarah dan makna di balik karya seni tradisional. Cinta Sesama ditanamkan melalui sikap saling menghargai perbedaan budaya dan tradisi antardaerah. Cinta Lingkungan diwujudkan dengan kepedulian untuk menjaga serta melestarikan lingkungan budaya sebagai warisan yang harus dipertahankan. Sementara itu, Cinta Bangsa menjadi nilai utama yang ditanamkan melalui apresiasi terhadap seni rupa tradisional sebagai identitas nasional sekaligus kekayaan bangsa yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Melalui pembelajaran yang mengangkat kekayaan budaya Nusantara, MAN 5 Bogor terus berkomitmen membentuk peserta didik yang berwawasan budaya, memiliki rasa bangga terhadap identitas bangsa, serta mampu mengembangkan karakter kreatif, inovatif, dan berintegritas sesuai dengan Dimensi Profil Lulusan dan nilai-nilai Panca Cinta.