Detail Berita

image

Menjaga Hafalan, Meneguhkan Cinta Al-Qur'an

Bogor, 1 September 2026 — Pembelajaran Tahfidz di kelas XII.C MAN 5 Bogor diawali dengan doa sebelum siswa melanjutkan hafalan surah. Kegiatan pada jam pertama tersebut dibimbing oleh Ibu Arti Sutarti Asyurawati, S.Sos., dengan suasana pembelajaran yang berfokus pada menjaga dan memperkuat hafalan Al-Qur’an.

Doa menjadi pembuka sebelum siswa memasuki kegiatan inti. Setelah itu, siswa melanjutkan hafalan surah yang telah dipelajari. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam pembelajaran Tahfidz karena kemampuan menghafal tidak hanya membutuhkan daya ingat, tetapi juga konsistensi dalam mengulang dan menjaga hafalan.

Melanjutkan hafalan secara bertahap memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperkuat ayat-ayat yang telah dikuasai sekaligus meneruskan bagian berikutnya. Proses tersebut mendorong siswa untuk belajar secara disiplin dan tekun, sebab hafalan membutuhkan latihan yang dilakukan secara berkesinambungan.

Pembelajaran Tahfidz juga menjadi ruang bagi siswa untuk membangun kedekatan dengan Al-Qur’an. Rutinitas menghafal, mengulang, dan mempertahankan hafalan diharapkan dapat menumbuhkan kesabaran serta ketekunan dalam diri siswa.

Bagi siswa kelas XII, kegiatan Tahfidz menjadi bagian dari perjalanan pendidikan yang tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan. Hafalan yang terus dijaga diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, proses menghafal Al-Qur’an bukan sekadar mengejar banyaknya surah yang dikuasai. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi proses untuk menumbuhkan kedisiplinan, kesungguhan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.