Detail Berita

image

Mengenal Aksara Sunda Lewat Evaluasi

Bogor, 26 Agustus 2026 — Upaya melestarikan budaya Sunda terus dihadirkan dalam proses pembelajaran di MAN 5 Bogor. Pada Rabu, 26 Agustus 2026, siswa kelas X.B mengikuti pembelajaran Bahasa Sunda pada jam ke-3 bersama Pak Didi dengan materi Aksara Sunda.

Pembelajaran kali ini berlangsung dengan memadukan kegiatan Penilaian Harian dan penguatan kemampuan siswa dalam menghafalkan Aksara Sunda. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang telah dipelajari sekaligus memperkuat penguasaan aksara sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

Dalam proses menghafalkan Aksara Sunda, siswa dituntut untuk mengenali bentuk serta memahami karakteristik setiap aksara. Kemampuan tersebut menjadi dasar penting agar siswa dapat membaca maupun menulis Aksara Sunda dengan lebih baik.

Penilaian Harian juga menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Melalui evaluasi, guru dapat mengetahui tingkat pemahaman siswa, sementara peserta didik dapat mengukur sejauh mana materi yang telah dipelajari mampu mereka kuasai.

Mempelajari Aksara Sunda bukan sekadar memahami simbol dan cara penulisannya. Di balik pembelajaran tersebut terdapat nilai penting berupa pengenalan dan pelestarian identitas budaya Sunda. Siswa diajak untuk mengenal warisan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Jawa Barat.

 

Kegiatan pembelajaran berlangsung dengan suasana serius namun tetap mendorong siswa untuk aktif mengembangkan kemampuannya. Proses menghafalkan aksara membutuhkan ketekunan dan latihan secara berulang agar bentuk-bentuk aksara semakin mudah dikenali dan diingat.

Melalui pembelajaran Bahasa Sunda, MAN 5 Bogor terus memberikan ruang kepada siswa untuk mengenal budaya lokal sekaligus mengembangkan kemampuan akademiknya. Penguasaan Aksara Sunda diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya daerah.

Dengan pembelajaran yang menggabungkan evaluasi, latihan, dan penguatan budaya, siswa kelas X.B diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga warisan budaya. Dari ruang kelas, pelestarian Aksara Sunda pun dapat terus tumbuh melalui generasi muda yang mengenal, memahami, dan menghargai budayanya.