Membangun Karakter Melalui Budaya 3S di MAN 5 Bogor
Bogor, 21 Juli 2026 – Dalam rangka membangun budaya madrasah yang ramah, religius, dan berkarakter, MAN 5 Bogor kembali melaksanakan program pembiasaan 3S (Senyum, Salam, dan Sapa). Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) mulai pukul 06.20–06.35 WIB di gerbang utama madrasah, sebelum peserta didik memasuki lingkungan sekolah.
Sejak pagi, para guru telah bersiap di pintu gerbang untuk menyambut kedatangan peserta didik dengan penuh kehangatan. Melalui senyum yang tulus, salam yang santun, dan sapaan yang bersahabat, para guru memberikan energi positif sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada seluruh peserta didik sebelum memulai aktivitas belajar.
Adapun guru yang bertugas menyambut peserta didik pada pagi hari ini adalah Johana, Tita Supriatin, S.Pd.I., Sutinah, Erik Supriatna, Resa Kartika, Debby D. Sinaga, Yuninda, Mahmudah, dan Daden Prima. Kehadiran para guru di gerbang madrasah menjadi wujud nyata komitmen MAN 5 Bogor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian.
Kegiatan 3S bukan sekadar rutinitas harian, melainkan bagian dari pembinaan karakter yang bertujuan menumbuhkan sikap disiplin, sopan santun, saling menghormati, serta mempererat hubungan antara guru dan peserta didik. Interaksi sederhana melalui senyum, salam, dan sapaan diyakini mampu membangun suasana belajar yang lebih positif dan menyenangkan.
Program pembiasaan ini juga sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diterapkan di MAN 5 Bogor. Nilai-nilai cinta kepada sesama, penghormatan, kepedulian, dan kebersamaan diwujudkan melalui interaksi yang humanis antara seluruh warga madrasah.
Dengan konsistensi pelaksanaan program 3S setiap pagi, MAN 5 Bogor berharap budaya positif ini terus tumbuh menjadi karakter yang melekat pada seluruh peserta didik. Melalui kebiasaan sederhana namun bermakna, madrasah berupaya mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga berakhlak mulia, santun, serta mampu membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitarnya.