Detail Berita

image

Dari Sketsa, Lahir Karya Kaligrafi

Bogor, 28 Agustus 2026 — Guratan demi guratan mulai menghiasi lembaran kertas ketika anggota Ekstrakurikuler Kaligrafi MAN 5 Bogor mengikuti latihan rutin pada Jumat (28/8/2026). Bertempat di salah satu ruang kelas madrasah, kegiatan kali ini berfokus pada materi dan praktik pembuatan sketsa kaligrafi.

Latihan dibimbing langsung oleh Arti Sutarti Asyurawati, S.Sos. Para siswa mendapatkan pembekalan mengenai teknik dasar penulisan huruf Arab, penyusunan komposisi atau layout, hingga pembuatan garis pandu sebagai dasar untuk menghasilkan sketsa kaligrafi yang proporsional dan estetis.

Setelah memperoleh penjelasan, siswa langsung mempraktikkan materi pada lembaran kertas masing-masing. Dengan penuh ketekunan, mereka membuat garis-garis pandu dan menyusun bentuk huruf secara perlahan sesuai kaidah seni khat yang telah dipelajari.

Proses tersebut membutuhkan ketelitian dan kesabaran. Setiap proporsi huruf serta penempatan elemen dalam bidang gambar perlu diperhatikan agar menghasilkan komposisi yang seimbang. Karena itu, latihan sketsa menjadi tahap penting sebelum sebuah karya kaligrafi dikembangkan menjadi karya yang lebih sempurna.

Suasana latihan pun berlangsung dengan penuh konsentrasi. Siswa berusaha menerapkan arahan pemateri sekaligus mengeksplorasi kemampuan masing-masing dalam mengolah bentuk dan komposisi tulisan Arab.

Lebih dari sekadar keterampilan menulis indah, kegiatan kaligrafi menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal dan mencintai seni budaya Islami. Keindahan huruf Arab dipadukan dengan kreativitas visual sehingga melahirkan karya yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung pesan spiritual.

Melalui latihan yang dilakukan secara berkelanjutan, Ekstrakurikuler Kaligrafi MAN 5 Bogor berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi siswa. Bimbingan dan praktik yang konsisten diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang terampil, kreatif, serta memiliki kecintaan terhadap seni kaligrafi.

Dari sebuah sketsa sederhana, para siswa sedang membangun proses menuju karya yang lebih besar. Dengan ketekunan dan semangat berlatih, bukan tidak mungkin lahir bibit-bibit khattat berbakat MAN 5 Bogor yang mampu mengharumkan nama madrasah melalui berbagai ajang perlombaan kaligrafi di tingkat yang lebih tinggi.