Detail Berita

image

Dari Konsep ke Cita Rasa, Siswa MAN 5 Bogor Buktikan Fermentasi dalam Praktik Pembuatan Donat

Bogor, 12 Agustus 2026 — Pembelajaran Biologi di MAN 5 Bogor tidak berhenti pada teori di ruang kelas. Konsep tentang proses kehidupan dihadirkan melalui pengalaman nyata agar peserta didik dapat melihat, mengamati, dan membuktikan langsung materi yang dipelajari.

Hal tersebut tampak dalam pembelajaran Biologi kelas XII.D MAN 5 Bogor bersama Ibu Tiara Anggraeni, S.Pd. melalui materi Anabolisme, khususnya fermentasi, yang dikemas dalam praktik pembuatan donat.

Kegiatan diawali dengan penguatan pemahaman peserta didik mengenai konsep fermentasi serta peran mikroorganisme dalam menghasilkan perubahan pada bahan. Setelah memahami dasar teorinya, peserta didik kemudian menerapkan konsep tersebut melalui proses pembuatan adonan donat.

Pada tahap fermentasi, peserta didik mengamati perubahan yang terjadi pada adonan dan menghubungkannya dengan konsep biologi yang telah dipelajari. Proses tersebut menjadi pengalaman belajar yang membantu peserta didik memahami bahwa fenomena biologi tidak hanya terdapat dalam buku teks, tetapi juga hadir dalam berbagai aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Praktik berlangsung secara kolaboratif. Peserta didik bekerja dalam kelompok dengan pembagian tugas mulai dari menyiapkan bahan, mengolah adonan, melakukan fermentasi, membentuk donat, hingga menyelesaikan proses pengolahan. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan kebersihan, ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Lebih dari sekadar menghasilkan produk, kegiatan ini memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengamati, menganalisis, berdiskusi, memecahkan persoalan, serta mengevaluasi proses dan hasil praktik. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna.

Kegiatan tersebut juga menguatkan Dimensi Profil Lulusan, antara lain kemampuan bernalar kritis ketika menghubungkan proses fermentasi dengan perubahan pada adonan, kreativitas dalam mengembangkan produk, kolaborasi melalui kerja kelompok, serta kemandirian dalam menyelesaikan setiap tahapan praktik.

Nilai Panca Cinta turut diintegrasikan dalam proses pembelajaran. Cinta Allah SWT diwujudkan melalui rasa syukur atas berbagai proses kehidupan yang menjadi objek kajian Biologi. Cinta Ilmu tercermin melalui penerapan konsep fermentasi secara langsung. Cinta Sesama tumbuh melalui kerja sama dan kepedulian antarpeserta didik. Cinta Lingkungan diterapkan melalui penggunaan bahan secara bijaksana serta menjaga kebersihan area praktik. Sementara itu, Cinta Bangsa ditanamkan melalui penguatan keterampilan sains dan teknologi yang dapat menjadi bekal peserta didik dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui praktik sederhana yang dekat dengan kehidupan, peserta didik diajak memahami bahwa sains bukan sekadar teori, melainkan pengetahuan yang dapat diamati, diuji, dan diterapkan dalam kehidupan nyata.

Pembelajaran pembuatan donat pun menjadi lebih dari sekadar aktivitas mengolah makanan. Di balik adonan yang mengembang, peserta didik menemukan proses biologis, membangun keterampilan, dan belajar bekerja bersama. Inilah semangat pembelajaran mendalam yang terus dikembangkan MAN 5 Bogor: menghubungkan ilmu, pengalaman, karakter, dan kehidupan nyata dalam satu proses pembelajaran yang bermakna.