Detail Berita

image

Bukan Sekadar Menulis Indah! Frizia Shofi Siswono Siap Bawa Ekskul Kaligrafi MAN 5 Bogor Naik Kelas!

BOGOR, 30 Oktober 2026, LM-NEWS – Amanah baru, semangat baru, dan harapan besar untuk melahirkan generasi muda yang kreatif dan berprestasi. Itulah semangat yang terpancar dari Frizia Shofi Siswono, Ketua Ekstrakurikuler Kaligrafi MAN 5 Bogor yang baru saja resmi dilantik dalam prosesi serah terima jabatan pengurus organisasi intra dan ekstrakurikuler, Kamis (29/10/2026).

Pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan juga menjadi momentum untuk menghadirkan inovasi dan mengembangkan potensi seni Islami di lingkungan madrasah. Saat diwawancarai mengenai perasaannya setelah menerima amanah sebagai ketua, Frizia mengungkapkan bahwa dirinya merasakan kebahagiaan sekaligus tantangan yang tidak ringan. "Jujur rasanya campur aduk banget, ada rasa kaget sama deg-degan karena tanggung jawabnya sekarang makin besar, tapi di sisi lain jelas seneng dan bangga banget. Pokoknya siap dan antusias buat bawa ekskul kaligrafi ini makin maju dan makin keren ke depannya," ungkap Frizia penuh semangat. Baginya, jabatan bukan sekadar posisi, melainkan kesempatan untuk belajar memimpin, membangun kebersamaan, dan mengembangkan kreativitas bersama anggota.

Berbicara mengenai masa depan organisasi, Frizia juga menyampaikan tekadnya untuk menghadirkan sejumlah program kerja unggulan yang dapat mendorong ekskul kaligrafi semakin aktif, inovatif, dan berprestasi. Semangat tersebut sejalan dengan pentingnya seni kaligrafi dalam khazanah peradaban Islam. Kaligrafi bukan hanya seni merangkai huruf Arab menjadi tulisan yang indah, tetapi juga merupakan perpaduan antara nilai estetika, ketelitian, kesabaran, kreativitas, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an. Dalam sejarah peradaban Islam, kaligrafi berkembang menjadi salah satu ekspresi seni yang memperkaya kebudayaan dan tradisi intelektual umat Islam.

Kepemimpinan Frizia menjadi awal perjalanan baru bagi Ekskul Kaligrafi MAN 5 Bogor. Sebab, organisasi yang hebat tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan, tetapi juga dari kemampuan melahirkan anggota yang berkarakter, kreatif, disiplin, dan berani berkarya. Kini, harapan besar tertuju pada kepengurusan baru untuk menjadikan kaligrafi bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan ruang tumbuhnya generasi muda madrasah yang mampu memadukan seni, ilmu, dan nilai-nilai keislaman. Karena setiap goresan kaligrafi bukan hanya menghadirkan keindahan, tetapi juga menyimpan pesan, makna, dan kecintaan terhadap peradaban Islam. (Reporter Yuliawati, Editor Indra Parimarma, Jurnalis Senior LM-NEWS)