Bukan Sekadar Mendokumentasikan, Jurnalistik MAN 5 Bogor Turut Menghidupkan Rapat Wali Murid
Bogor, 8 Agustus 2026 — Keterlibatan ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 5 Bogor dalam kegiatan Rapat Wali Murid Kelas X.D, X.E, dan X.F bersama Pengurus Komite pada Sabtu (8/8/2026) menunjukkan bahwa peran jurnalistik di madrasah tidak terbatas pada aktivitas dokumentasi.
Sejumlah anggota ekstrakurikuler Jurnalistik terlibat aktif membantu kelancaran kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.00 WIB tersebut. Selain bertugas mengabadikan rangkaian kegiatan melalui foto dan video, mereka turut mengambil peran dalam memberikan pelayanan kepada para peserta rapat.
Dengan sigap, anggota Jurnalistik membantu membagikan konsumsi, menyiapkan dan membagikan lembar pernyataan, mengoperasikan mikrofon kepada wali murid yang hendak menyampaikan pertanyaan, serta membantu memenuhi berbagai kebutuhan peserta selama kegiatan berlangsung.
Keterlibatan tersebut menjadi pengalaman langsung bagi para siswa untuk belajar bekerja dalam sebuah kegiatan yang melibatkan banyak pihak. Mereka dituntut tidak hanya mampu menjalankan tugas masing-masing, tetapi juga peka terhadap situasi dan siap membantu ketika dibutuhkan.
Salah satu anggota ekstrakurikuler Jurnalistik, Alief Nugroho, mengaku senang dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pengalaman itu memberikan pelajaran bahwa menjadi bagian dari sebuah kegiatan tidak hanya tentang menjalankan tugas utama, tetapi juga membantu orang lain agar kegiatan dapat berjalan dengan baik.
«“Awalnya saya pikir tugas kami hanya dokumentasi. Ternyata kami juga harus membantu membagikan konsumsi, membagikan lembar pernyataan, mengoper mic untuk wali murid yang bertanya, dan membantu kebutuhan peserta lainnya. Dari situ saya belajar untuk lebih sigap dan bertanggung jawab,” ujar Alief.»
Apa yang dilakukan para anggota Jurnalistik tersebut menjadi bentuk pembelajaran nyata di luar ruang kelas. Tugas sederhana seperti membagikan konsumsi, mengantarkan lembar pernyataan, maupun mengoper mikrofon kepada penanya melatih siswa untuk berkomunikasi dengan baik, bekerja sama, bersikap responsif, dan memberikan pelayanan dengan penuh tanggung jawab.
Pengalaman tersebut juga memperluas pemahaman siswa mengenai dunia jurnalistik. Keterampilan jurnalistik bukan hanya tentang menulis berita, mengambil gambar, atau membuat konten publikasi, tetapi juga tentang kemampuan membaca situasi, membangun komunikasi, bekerja dalam tim, dan mengambil inisiatif.
Di tengah berlangsungnya rapat, anggota Jurnalistik tetap menjalankan tugas dokumentasi. Mereka mengabadikan berbagai momen penting, mulai dari pemaparan visi, misi, dan program madrasah oleh Kepala MAN 5 Bogor, Moh. Syahlan, S.Pd.I., M.Ag., pembahasan strategi bersama pengurus komite, sesi tanya jawab, hingga penutupan kegiatan.
Keterlibatan aktif tersebut menunjukkan bahwa ekstrakurikuler Jurnalistik MAN 5 Bogor hadir bukan hanya sebagai perekam kegiatan, tetapi juga sebagai bagian dari tim yang ikut memastikan kegiatan berjalan tertib, lancar, dan nyaman bagi seluruh peserta.
Melalui pengalaman seperti ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk belajar menjadi pribadi yang aktif, komunikatif, tanggap, mampu bekerja sama, dan bertanggung jawab.
Pada akhirnya, Jurnalistik bukan hanya tentang mengabadikan sebuah cerita. Para siswa juga belajar bahwa mereka dapat menjadi bagian penting dari cerita tersebut—dengan hadir, membantu, dan memberikan kontribusi nyata bagi kegiatan madrasah.