Detail Berita

image

Bukan Sekadar Jabatan! Mengenal Lebih Dekat Ketua dan Sekretaris OSIS MAN 5 BOGOR Sebelum Tongkat Estafet Kepemimpinan Berpindah

BOGOR, LM-NEWS — Pergantian kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Di baliknya, terdapat proses pembelajaran, pengalaman, dan tanggung jawab yang membentuk karakter siswa. Menjelang serah terima jabatan (sertijab), Ketua OSIS MAN 5 BOGOR, Septa Tamami Ramadan, dan Sekretaris I, Suci Ramadanti, membagikan refleksi perjalanan mereka selama menjadi bagian dari organisasi siswa.

Bagi Septa, siswa kelas XII.D, menjadi Ketua OSIS memberinya kesempatan untuk mengenali potensi diri sekaligus belajar menghadapi beragam tantangan. Siswa yang tinggal di Kampung Nanggung, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, ini mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru selama menjalankan amanah kepemimpinan.

Di sela aktivitas organisasi, bermain sepak bola tetap menjadi salah satu kegemarannya. “Dengan menjadi Ketua OSIS, saya jadi lebih berani, lebih percaya diri, bisa mengatur waktu, dan belajar menghadapi berbagai karakter orang. Selain itu, saya juga mendapatkan banyak pengalaman dan kenangan yang bakal sulit dilupakan,” ujar Septa.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi Septa dalam merencanakan masa depannya. Ia bercita-cita melanjutkan pendidikan di bidang akuntansi dan berharap dapat bekerja sebagai staf akuntansi di sebuah perusahaan setelah menyelesaikan kuliah. Pengalaman berorganisasi yang dijalaninya di madrasah menjadi salah satu ruang belajar untuk mengembangkan kedisiplinan, komunikasi, dan tanggung jawab.

Sementara itu, Suci Ramadanti, siswa kelas XII.D yang akrab disapa Suci, memandang pengalaman sebagai Sekretaris I OSIS sebagai kesempatan berharga untuk mengembangkan potensi diri. Melalui berbagai kegiatan organisasi, ia belajar bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengarahkan orang lain, tetapi juga dengan kematangan dalam mengambil keputusan dan keberanian mempertanggungjawabkan pilihan.

Bagi Suci, organisasi menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukannya dengan beragam karakter, situasi, dan tantangan. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk menjadi pribadi yang lebih adaptif, komunikatif, disiplin, serta mampu menghargai perbedaan. Ia juga merasakan bahwa keterlibatan dalam organisasi memperluas perspektif dan meningkatkan kepercayaan dirinya. (Penulis : Indra Parimarma, Jurnalis Senior LM-NEWS)