Detail Berita

image

Belajar Fiqih Secara Praktik, Siswa MAN 5 Bogor Simulasikan Pemulasaran Jenazah

Bogor, 19 Agustus 2026 – Pembelajaran Fiqih di MAN 5 Bogor tidak berhenti pada pemahaman teori. Siswa Kelas X.D mengikuti praktik tata cara pemulasaran jenazah sebagai bagian dari pembelajaran yang menekankan keterampilan keagamaan sekaligus pembentukan karakter.

Kegiatan yang dibimbing oleh guru mata pelajaran Fiqih, Johana, S.Pd.I., berlangsung secara tertib, khidmat, dan sistematis di lingkungan madrasah. Para siswa mengikuti simulasi tahapan pemulasaran jenazah sesuai tuntunan syariat Islam, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menyalatkan jenazah.

Dalam pelaksanaannya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok mempraktikkan tahapan yang telah dipelajari dengan arahan dan bimbingan guru, sehingga siswa memperoleh pengalaman langsung mengenai tata cara yang benar sekaligus memahami pentingnya ketelitian dan sikap hormat dalam pelaksanaan fardhu kifayah.

“Praktik ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori secara kognitif, tetapi juga memiliki keterampilan kontekstual yang dapat diterapkan ketika dibutuhkan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Johana, S.Pd.I.

Lebih dari sekadar keterampilan teknis, pembelajaran ini menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran spiritual dan kepedulian sosial. Para siswa diajak memahami bahwa pemulasaran jenazah merupakan bagian dari kewajiban fardhu kifayah yang membutuhkan pengetahuan, kesiapan, dan kepedulian dari setiap anggota masyarakat.

Kegiatan tersebut juga mengintegrasikan Nilai Dimensi Profil Lulusan, khususnya dimensi Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia serta Gotong Royong. Melalui kerja kelompok, siswa belajar membangun komunikasi, bekerja sama, serta menjalankan setiap tahapan dengan penuh tanggung jawab dan rasa hormat.

Sejalan dengan itu, pembelajaran turut menguatkan Nilai Panca Cinta, terutama Cinta Allah dan Rasul-Nya melalui ketaatan terhadap syariat, serta Cinta Sesama melalui kepedulian terhadap pemenuhan hak seorang Muslim yang telah meninggal dunia.

Melalui pembelajaran Fiqih berbasis praktik seperti ini, MAN 5 Bogor terus berupaya menghadirkan pendidikan agama yang tidak hanya membangun pemahaman keislaman, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan nyata, kepedulian sosial, dan karakter yang dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.